Beranda > Pediatrics > Cephal Hematoma

Cephal Hematoma

Artikel dari Pediatrics, dibaca 537 kali

Cephal Hematoma adalah kumpulan darah di sub periostea akibat benturan kepala janin dengan pelvis. Pada Cephal Hematoma, tidak ada perluasan melintasi garis sutura, sehingga kepala bayi terasa lembut atau empuk. Paling umum kondisi ini terlihat di parietal tetapi kadang-kadang terjadi pada tulang occipital. Ukurannya bertambah sejalan dengan bertambahnya waktu.

Bengkak akibat Cephal Hematoma tidak ada saat lahir tapi hanya berkembang kira-kira 24 jam dan tidak melewati sutura. Kelainan ini muncul beberapa jam setelah lahir, bisa bertambah besar dan sembuh dalam waktu 2 hingga 8 minggu. Pada gangguan yang luas dapat menimbulkan anemia, ikterus dan infeksi.

Tanda dan gejala yang tampak pada Cephal Hematoma: kepala bengkak dan merah dengan batas yang jelas, pada palpasi mula-mula keras lambat laun lunak, dan menghilang dalam beberapa minggu.

Tidak ada tatalaksana khusus untuk Cephal Hematoma, hanya saja bayi dengan Cephal Hematoma harus diperlakukan dengan sangat hati hati. , jangan sering diangkat dari tempat tidur atau terus digendong. Biasanya darah akan menyerap dalam waktu 1 minggu.

Perlu diperhatikan bila dari hematom bertambah atau adanya perdarah yang meluas, perlu dilakukan uji laboratorium meliputi darah lengkap, bilirubin dan faktor pembekuan darah. Selain itu pada beberapa kasus diperlukan X-Ray kepala untuk melihat perluasan hemotan yang terjadi.

Mengeluarkan darah dengan cara aspirasi merupakan kontraindikasi dalam kasus ini.

Artikel bermanfaat? bagikan ke Facebook, Twitter dan Google+