Beranda > Pediatrics > Ikterus Fisiologis

Ikterus Fisiologis

Artikel dari Pediatrics, dibaca 258 kali

Ikterus fisiologis adalah ikterus yang terjadi akibat proses fisiologis karena jumlah eritrosit neonatus lebih banyak dibandingkan orang dewasa, umur eritrosit neonatus lebih pendek dibandingkan eritrosit orang dewasa dan konjugasi hepar belum efektif, terutama pada bayi prematur.

Dikatakan ikterus fisiologis bila:

  • Tidak terjadi pada hari pertama lahir,
  • Kecepatan peningkatan bilirubin total tidak lebih dari 5 mg%/hari,
  • Puncak kadar bilirubin total < 13 mg%/hari pada bayi cukup bulan atau < 10 mg%/hari pada bayi prematur,
  • Kadar bilirubin direct < 2 mg%,
  • Ikterus memuncak pada hari ke-3 dan ke-4, bertahan tidak lebih dari satu minggu pada bayi aterm atau dua minggu pada bayi prematur.

Ikterus fisiologis juga dapat terjadi pada kasus Breast Feeding Jaundice (ASI kurang) dan Breast Milk Jaundice (ASI cukup, namun pada hari ke-5 muncul ikterus).

Untuk kasus ikterus fisiologis, tidak ada diperlukan terapi spesifik. Bayi yang mengalami ikterus fisiologis cukup diberikan ASI hingga minimal 8 – 12 kali perhari.

Artikel bermanfaat? bagikan ke Facebook, Twitter dan Google+