Beranda > Pediatrics > Imunisasi Campak

Imunisasi Campak

Artikel dari Pediatrics, dibaca 2,926 kali

Imunisasi Campak adalah salah satu dari lima imunisasi wajib untuk mencegah penyakit yang diakibatkan oleh virus campak. Jadwal pemberian imunisasi Campak adalah di usia 9 bulan dan lanjut boster di usia 6 tahun. Bila umur sudah melewati 9 bulan namun belum di imunisasi Campak, maka lakukan imunisasi MMR saja.

Dosis pemberian imunisasi Campak adalah 0,5 ml subkutan dalam anterolateral paha.

Bayi yang pernah menderita Campak dan MMR bukanlah kontraindikasi untuk pemberian vaksin Campak atau MMR, sehingga vaksin tetap dapat diberikan. Vaksinasi akan meningkatkan kekebalan dan tidak meningkatkan resiko.

Imunisasi pada bayi yang sedang mengkonsumsi kortikosteroid sebaiknya ditunda hingga 1 bulan dari dosis steroid terakhir yang diberikan. Pada bayi yang mendapatkan antibiotik, tidak perlu ditunda karena antibiotik bukan kontraindikasi dan tidak mengganggu kerja vaksin.

Pada bayi dengan HIV positif (+), selama masih belum muncul gejala HIV yang signifikan, imunisasi tetap diberikan sesuai jadwal. Pada bayi umur kurang dari 1 tahun, imunitas masih cukup tinggi meskipun HIV positif (+), sehingga imunisasi diberikan sedini mungkin. Berikan tambahan vaksin campak pada bulan ke-6 (selain vaksin campak di bulan ke-9).

Berikut ini jadwal imunisasi yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)

Penanganan Kemasan Vaksin

Vaksin Campak yang dicurigai sudah rusak harus dilakukan uji kocok vaksin (Shake test). Vaksin sisa di Posyandu tidak boleh dipakai lagi. Vaksin sisa di Puskesmas masih dapat digunakan dengan syarat tidak lebih dari 8 jam.

Tag:
Artikel bermanfaat? bagikan ke Facebook, Twitter dan Google+