Beranda > Pediatrics > Imunisasi Hepatitis B

Imunisasi Hepatitis B

Artikel dari Pediatrics, dibaca 515 kali

Imunisasi Hepatitis B adalah salah satu dari lima imunisasi wajib, imunisasi ini bertujuan untuk mencegah dari penyakit Hepatitis B. Vaksin Hepatitis B (HBV) diberikan pada umur 0 bulan, 1 bulan dan 6 bulan.

Dosis pemberian vaksin Hepatitis B adalah 0,5 cc secara intramuskular di M.Femoris Vastus Lataralis. Vaksin Hepatitis B pertama kali diberikan kurang dari 12 jam setelah lahir.

Bila bayi lahir dengan ibu yang HbsAG positif (+), maka bayi perlu diberikan vaksin Hepatitis B pada M.Femoris Vastus Lataralis kiri sebanyak 0,5 cc secara intramuskular dan ditambah M.Femoris Vastus Lataralis sebelah kanan sebanyak 0,5 cc secara intramuskular.

Jika status HBV itu tidak diketahui, maka vaksin BV pada bayinya tetap diberikan sesuai prosedur. Lalu periksa ibunya, bila hasilnya positif (+), maka bayi perlu ditambah vaksin HBV pada M.Femoris Vastus Lataralis sebelahnya yang belum disuntik dengan dosis yang sama (sebelum bayi berumur tujuh hari).

Pada bayi prematur, vaksinasi pada usia 0 bulan sebaiknya ditunda sampai usia anak 2 bulan atau berat badan anak minimal 2 kg.

Imunisasi pada bayi yang sedang mengkonsumsi kortikosteroid sebaiknya ditunda hingga 1 bulan dari dosis steroid terakhir yang diberikan. Pada bayi yang mendapatkan antibiotik, tidak perlu ditunda karena antibiotik bukan kontraindikasi dan tidak mengganggu kerja vaksin.

Pada bayi dengan HIV positif (+), selama masih belum muncul gejala HIV yang signifikan, imunisasi tetap diberikan sesuai jadwal. Pada bayi umur kurang dari 1 tahun, imunitas masih cukup tinggi meskipun HIV positif (+), sehingga imunisasi diberikan sedini mungkin.

Berikut ini jadwal imunisasi yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)

Penanganan Kemasan Vaksin

Vaksin Hepatitis B yang dicurigai sudah rusak harus dilakukan uji kocok vaksin (Shake test). Vaksin sisa di Posyandu tidak boleh dipakai lagi. Vaksin sisa di Puskesmas masih dapat digunakan dengan syarat tidak lebih dari 4 minggu.

Tag:
Artikel bermanfaat? bagikan ke Facebook, Twitter dan Google+